by. Pdt. Petrus Agung Purnomo – Radio Rhema 18 February 2010
Read Yunus 1:1-3 (Yunus bin Amitai => Yunus : Merpati, Amitai :Kebenaranku).
Introduction :
Ada tawaran dari perusahaan penulisan untuk menuliskan biografi Pak Petrus. Bercerita tentang FAVOR (kemurahan Tuhan). In Ibrani Favor = Rason = penerimaan, pemberian, kebaikan hati, curahan kemudahan dari yang atas kepada yang bawah dan sifatnya satu arah. One way (orang Jawa bilang ono wae ha..ha..).
Kambing and domba akan selalu kebingungan dia sudah melakukan banyak hal tetapi nggak dapat apa-apa. Orang yang terima favor akan bilang .. wah aku gak ngapa-ngapain tapi kok selalu diberi ya. Inilah yang disebut KEMURAHAN TUHAN. Kita sudah terbiasa dididik untuk melakukan sesuatu dahulu baru mendapatkan. Keterikatan dengan dunia inilah yang perlu dihilangkan
So bagaimana caranya biar kita menikmati kemurahan yang ONO WAE ini ?
Back to Yunus 1 : 1-2
Yunus belum bisa membedakan vonis dan peringatan Tuhan,
40 hari lagi maka Ninive akan ditunggangbalikan. Mengapa Yunus tidak mau dan kabur ke Tarsis. Yunus sepertinya punya keberatan pribadi sepertinya enggak mau kehilangan muka dan harga diri.
Yunus kenal siapa Tuhannya. Dia kenal sebagai Tuhan yang penuh kasih, panjang sabar, kemurahan dan segala kebaikan. Tuhan yang begitu baik kenapa memvonis Ninive untuk mati. Yunus sudah tahu .. paling-paling mereka tobat, Tuhan mengubah vonis dan Yunus akan dipermalukan sebagai nabi palsu (Read on 4:2). Tuhan dipermuliakan dan Yunus dimalu-malukan sebagai nabi palsu. Kata 40 hari adalah peluang yang diberikan Tuhan supaya Ninive bertobat. Karena kabur ke Tarsis akibatnya :
- Korban harta benda/kekayaan – misal beberapa orang paksa beli mobil untuk harga diri, paksa beli motor untuk harga diri. Yunus membuat seisi kapal bangkrut.
Yunus 4:6-7 Pohon hidup dan mati karena Tuhan Allah. Pada suatu saat hidup kita bisa benar-benar 0. Kalau Tuhan yang memberi, Dia yang mengambil dan Dia pula yang akan mengembalikan. Untuk learning baca Ayub. 2 Korintus 8:4-5 (berikan diri kepada Allah, saat 0, favor akan turun seumur hidup) Orang yang memberi diri akan taat akan kehendakNya. Kosongkan yang semua dari daging kita. Hidup jangan sampai dipimpin oleh perasaan, daging kita. Jangan menyembah diri kita, sembah Yesus. Jangan nyamankan perasaan kita. Itu akan menghalangi Allah memberikan favorNya. Arahkan hati kita pada Allah yang luar biasa.
[Makin mengenal Tuhan, makin enggak tahu apa-apa, makin berpegang pada Tuhan]
![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_a.png?x-id=efd52f9d-be59-4625-a104-bea4a4bc2735)
No comments:
Post a Comment