Friday, April 16, 2010

HOW TO BE GOD LOVER

By. Ev. Daniel Tjipto

Ibrani 12 : 7 Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya? Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.

Kekasih Tuhan adalah seorang yang didapati Tuhan dalam keadaan tidak bercacat cela. Sepertinya suatu hal yang susah. Kita bisa belajar dari seorang kekasih Tuhan yaitu Daud. Sepertinya Daud masih kalah baik dengan Saul, tetapi kenapa bisa tetap menjadi kekasih Tuhan. Yang terpenting sekarang adalah MERAIH atau MENGERTI HATINYA TUHAN.

Dalam suatu keluarga tidak mungkin seorang ayah bisa membagi kasih secara sama terhadap kedua anaknya. Seorang anak yang melayani ayahnya, bila ayahnya pulang kerja anak ini menyambut ayahnya maka pada suatu saat anak ini akan mendapat perhatian yang lebih dari ayahnya. Demikian juga kita harus bisa merebut hati Tuhan.

Mazmur 1:1-6 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
1:4 Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
1:5 Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;
1:6 sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

TIDAK BERJALAN MENURUT NASEHAT ORANG FASIK. Roh Kudus akan selalu menuntun kita setiap ada masalah yang membawa kita kepada kemenangan. Jangan memakai theory sendiri dan menggurui Tuhan. Daud pada saat diproses Tuhan melalui menggembalakan domba sangat menikmati dan belajar mengenal Tuhan dengan sungguh-sungguh. Orang berdosa adalah orang yang keluar dari jalurnya Tuhan. Sutradara Agung sudah menentukan jalur yang Dia inginkan. Saat keluar jalur bukan kenikmatan yang kita dapatkan melainkan kerugian-kerugian. Saat kita balik ke jalan Tuhan .. masalah tidak akan berlalu tetapi Tuhan akan selalu menolong ke arah kemenangan. Jalankan panggilan kita ..jangan ikut panggilan orang lain.

YANG TIDAK DUDUK DALAM KUMPULAN PENCEMOOH. Jangan katakan sesuatu yang sia-sia. Pada saat kita marah kata-kata firman tidak akan keluar. YOHANES 15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Contoh ada air di dalam gelas .. kemudian air dalam gelas kita masukkan ke dalam bak air. Bila air adalah roh kudus dan gelas adalah kita, jadi jika kita punya roh kudus dan tinggal dalam kepenuhan roh kudus maka yang kelihatan adalah Roh Kudusnya. Akan tetapi gelas bisa keluar dari dalam bak. Sehingga orang Kristen bisa kepenuhan Roh Kudus tetapi dia tidak tinggal di dalam kepenuhan roh kudus. Contoh orang Kristen yang gemar KKR, gemar altar call, tetapi gak jelas visinya. Air harus memenuhi kita dan tinggal di dalam air dengan cara baca firman sebanyak-banyaknya serta lakukan. Saat lakukan firman berarti kita memasukkan diri kedalam kepenuhan air. Jadi jangan sombong .. saat mujizat terjadi it is not you but airnya only Tuhan Yesus. Bukan gelas atau kita yang nampak tetapi AIR.

SEPERTI BUAH YANG DITANAM DI TEPI ALIRAN AIR. APA SAJA YANG DIPERBUATNYA BERHASIL. Selalu dekat dengan sumber air, selalu dekat dengan Tuhan.

Jangan bocor dengan perkataan, jangan bocor dengan kehidupan kita. Gelas selalu bocor ? kita tidak akan pernah kepenuhan. Kenapa bisa bocor ? Kepahitan, Jiwa yang belum ditundukkan [ingat Jesus saat di Getsemani – Bapa lalukan cawan ini dari hadapanku] belajar salibkan jiwa, salibkan daging yang menyebabkan diri kita keluar dari jalur Tuhan karena mengasihani diri sendiri. BERBUAH bukan bagian Tuhan tetapi bagian kita. Daud saat menjadi gembala tidak kepahitan dan menundukkan jiwanya. Begitu Daud berhasil Tuhan mengangkat Daud menjadi raja. Buang kepahitan, tundukkan jiwa  dan isi dengan firman.

Tuhan Yesus Memberkati

LiveJournal Tags: ,



No comments:

Post a Comment