I KORINTUS 14:5 Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.
BERKATA-KATA DALAM BERBAHASA ROH :
Paulus mengajar dalam konteks jemaat. Sebenarnya banyak manfaat dalam hubungan pribadi dengan Tuhan. Pada saat diipenuhi roh Kudus biasanya kita berbahasa lidah (KPR 2:1-4, 10:44, lihat cerita Kornelius, 19:1- ...). Setan tidak mau gerejanya berbahasa Roh.
Bahasa Roh membangun diri kita sendiri. 1 Kor 14:4 – bahasa roh untuk hubungan pribadi dengan Tuhan. Edify = seperti baterai yang di charge. Satu hari harus 1 jam berbahasa roh. Pasal 14:2 Siapa yang berkata-kata dalam bahasa roh tidak berkata-kata kepada manusia tetapi kepada Allah. Oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. Jadi kita berbahasa Roh kita akan diajar hidup di dalam roh. YUDAS 1:20 – akan tetapi kamu saudara-saudara kekasih bangunlah dirimu sendiri di atas imanmu yang paling suci, berdoalah dalam roh kudus ROMA 8:26-27 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. Kita akan menjangkau sesuatu yang di luar jangkauan kita. 1 KORINTUS 14:28 – jika tidak ada yang bisa menafsirkan harus berdiam diri dan berkata dengan dirinya sendiri dan dengan Allah. Akan menghindarkan diri dari polusi dunia. JADI SELALU tingkatkan waktu pengguna’an bahasa roh.
YESAYA 28:11 Sungguh, oleh orang-orang yang berlogat ganjil dan oleh orang-orang yang berbahasa asing akan berbicara kepada bangsa ini. Dia yang telah berfirman kepada mereka: "Inilah tempat perhentian, berilah perhentian kepada orang yang lelah; inilah tempat peristirahatan!" Tetapi mereka tidak mau mendengarkan.
I KORINTUS 14:16-18 Sebab, jika engkau mengucap syukur dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan "amin" atas pengucapan syukurmu? Bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan? Sebab sekalipun pengucapan syukurmu itu sangat baik, tetapi orang lain tidak dibangun olehnya. Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.
When peace, like a river, attendeth my way,
When sorrows like sea billows roll;
Whatever my lot, Thou has taught me to say,
It is well, it is well, with my soul.
Refrain
It is well, with my soul,
It is well, with my soul,
It is well, it is well, with my soul.
Though Satan should buffet, though trials should come,
Let this blest assurance control,
That Christ has regarded my helpless estate,
And hath shed His own blood for my soul.
Refrain
My sin, oh, the bliss of this glorious thought!
My sin, not in part but the whole,
Is nailed to the cross, and I bear it no more,
Praise the Lord, praise the Lord, O my soul!
Refrain
For me, be it Christ, be it Christ hence to live:
If Jordan above me shall roll,
No pang shall be mine, for in death as in life
Thou wilt whisper Thy peace to my soul.
Refrain
But, Lord, ‘tis for Thee, for Thy coming we wait,
The sky, not the grave, is our goal;
Oh trump of the angel! Oh voice of the Lord!
Blessèd hope, blessèd rest of my soul!
Refrain
And Lord, haste the day when my faith shall be sight,
The clouds be rolled back as a scroll;
The trump shall resound, and the Lord shall descend,
Even so, it is well with my soul.
Refrain
![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_a.png?x-id=f42678ee-ac4d-4767-af0f-f3bd5f104502)
No comments:
Post a Comment