Friday, May 14, 2010

UJI KARAKTER

Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.(Amsal 4:18)


Iman adalah sesuatu yang mengubahkan hal yang biasa menjadi yang membuat kami luar biasa di mata Allah.


Orang sering mencampuradukkan antara iman dan kebajikan. Kebajikan adalah perbuatan yang bisa dikembangkan dan dilakukan. Orang-orang sering mempercakapkan tentang "orang percaya legendaris," mereka mempersepsikan seolah-olah iman datang berbentuk seperti jaket sesuai dengan ukuran yang akan memakainya atau sudah ditentukan ukurannya. Dan kita-pun bisa memiliki iman bahkan ketika kita dalam kondisi kerohanian yang sedang tidak begitu baik sekalipun. Bahkan orang berdosa-pun bisa memiliki iman – akan tetapi sudah dinyatakan bahwa mereka tidak pernah dapat diselamatkan bila mereka tetap dalam kebiasaan dosanya! Di bumi ini tidak ada orang yang baik ... akan tetapi Kristus mengajarkan kita bahwa semua orang bisa belajar untuk percaya. Dia berfirman kepada beberapa orang supaya bertindak dengan iman mereka – hingga mereka mau menjadi orang asing di negeri orang lain, benar-benar doktrin yang tidak masuk akal bila ditelaah dengan pemikiran manusia normal. Alkitab menunjukkan hal yang sama. Dalam Ibrani pasal 11, ia menuliskan "daftar kehormatan," daftar pahlawan dan pahlawan iman yang besar. Mereka diingat bukan karena keberanian atau kebaikannya, akan tetapi karena ketergantungan mereka yang luar biasa kepada TUHAN ALLAH. Iman adalah sesuatu hal yang benar-benar sangat biasa yang menjadikan kita luar biasa di mata Allah. Alkitab menyatakan: "Tanpa iman adalah mustahil untuk menyenangkan Dia." Dengan iman, adalah mungkin untuk menyenangkan Allah ... dan iman adalah mungkin untuk semua orang.

 

Kita adalah apa yang kita percaya. Alangkah baiknya bila kita bisa melihat apa yang telah kita percaya. Kitalah yang membuat keputusan dan pada gilirannya keputusan itulah yang akan membentuk kita. Beberapa orang mempercayai “Piring Terbang – UFO”, kemudian bahwa bumi itu hidup atau dengan suara-suara dari dunia orang mati. Ada sejuta hal yang bisa kita percaya ... akan tetapi satu hal yang terpenting bahwa Allah adalah yang tertinggi dari segala sesuatu. Kita berfokus pada percaya kepada TUHAN ALLAH. Itulah artinya percaya dalam kepercayaan. Survei menunjukkan bahwa hampir semua orang percaya pada adanya “tuhan” : semacam dewa di suatu tempat. Pertanyaannya adalah: seperti apa “tuhan”?


Kepercayaan akan terus menguji kita. Jenis “tuhan” yang kita percaya akan menjadi jendela bagi jiwa kita – apakah percaya dalam Kristus, atau misalnya versinya Karl Marx ? Mengikuti iman percaya yang hanya menuntut sedikit doa yang tidak terlalu panjang- apakah yang orang akan katakan tentang kita? Agama dengan tuntutan yang sangat sedikit namun bisa terkenal ? – agama banyak pengikut dengan permintaan yang kecil ? iman yang murah besar berikut ini - bagi orang-orang yang telah menjual harta warisan mereka untuk 'sepiring kaldu. "


TUHAN Yesus Kristus telah meminta kita semua : "Berikan hatimu kepadaKu." Berpegang teguhlah kepada kebenaran ini: Iman kita di dalam Kristus merupakan sebuah jalan sempit yang kemudian akan semakin melebar dan menuju ke sesuatu tempat yang sudah sangat pasti.

Tuhan Yesus memberkati.

Ayat yang dipergunakan :

Amsal 4:18

Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.

Ibrani 11:1-40

11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
11:2 Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.
11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
11:4 Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.
11:5 Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.
11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
11:7 Karena iman, maka Nuh -- dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan -- dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.
11:8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
11:9 Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.
11:10 Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.
11:11 Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.
11:12 Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.
11:13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.
11:14 Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air.
11:15 Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.
11:16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.
11:17 Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,
11:18 walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu."
11:19 Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.
11:20 Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau.
11:21 Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.
11:22 Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.
11:23 Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja.
11:24 Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,
11:25 karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.
11:26 Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.
11:27 Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.
11:28 Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.
11:29 Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.
11:30 Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.
11:31 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.
11:32 Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,
11:33 yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa,
11:34 memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing.
11:35 Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.
11:36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.
11:37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.
11:38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.
11:39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.
11:40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Bacaan Alkitab Setahun :
PAGI Bilangan 23 dan Mazmur 64 dan Mazmur 65
SORE Yesaya 13 dan 1 Petrus 1

Diterjemahkan dari : Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke

LiveJournal Tags: ,



No comments:

Post a Comment