Friday, October 22, 2010

KUASA MENDAPATKAN KEMAKMURAN

The Putra station (Rawang-Seremban/Sentul-Port...

 

Dalam kitab Ulangan sudah dituliskan bahwa kita mendapatkan karunia untuk mendapatkan kemakmuran. Prinsip-prinsip yang dituliskan ini sangat efektif karena terbukti orang Yahudi yang menghidupinya secara turun-temurun terbukti bisa mendapatkan kemakmuran yang lebih.

Alkitab juga berbicara tentang uang sama seperti sorga dan neraka. Tuhan juga berharap kita berbuah dan berlipat ganda. Sumber-sumber kekayaan kita juga berbuah dan berlipat ganda sebagai murid Kristus supaya kerajaan Tuhan memperoleh jiwa-jiwa. Sebagai orang yang percaya di dalam Yesus Kristus kita punya Tuhan yang maha kaya dan Dialah sumber-sumber segala kemakmuran yang ada di alam semesta. Dia adalah sumber dari sumber segala pikiran kreatif yang kita punya untuk berbisnis, sumber dari segala kesempatan. Kita punya ide-ide baik, tetapi ide terbaik adalah idenya Tuhan. Sehingga saat berbisnis jangan mengikuti semua ide-ide yang bagus tapi ikutilah idenya Tuhan. Tuhan adalah Allah yang kekal dan ketidakterbatasan sehingga Dia punya ide yang banyak.

Kita harus menyelamatkan waktu kita. Dalam Ibrani waktu adalah wadah atau tempat kesempatan yang sangat tidak terbatas. Setiap hari Tuhan memberikan kita kesempatan. Tuhan ingin kita merengkuh setiap kesempatan yang diberikan kepada kita. Kita harus kerja keras tetapi harus mendapatkan sudut pandangnya Tuhan.

Wirausaha Tuhan adalah wirausaha yang tidak terpusat pada diri sendiri, karena Tuhan akan memberikan dengan berlimpah supaya kita juga bisa mencukupkan kebutuhan orang lain. Bisa menangkat orang miskin sehingga mereka bisa melihat betapa baiknya Tuhan melalui kita.

Ada 3 hukum dalam perekonomian Tuhan :

  1. HUKUM PENGELOLAAN kita tidak tinggal disini tetapi harus mulai dari sini.
  2. HUKUM INVESTASI karena kita harus bisa mengelola, melipatgandakan dan bisa memberi.
  3. HUKUM KEMURAHAN

Bagaimana cara kerja wirausaha Tuhan :

Dalam Alkitab Tuhan selalu memperhatikan 3 hal yaitu Roh, Jiwa dan Tubuh. Kemah suci punya halaman, ruang suci dan ruang maha suci. Tuhan ada Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus. Seorang wirausahawan harus ada 3 perspektif juga. Untuk menjadi seorang wirausahawan harus memiliki pandangan/gambaran besar,

  1. Harus punya perspektif Ilahi. Harus punya visi yang besar. Contoh Petrus Agung sebagai wirausaha dalam kerajaan Tuhan. Petrus punya perspektif sehingga punya the end in the mind apa yang akan dituju. Punya visi jangka panjang, selalu berfikir tentang bertumbuh dan meningkat. Bila bisa dikerjakan itu adalah hal yang bisa, tetapi bila tidak terjangkau itulah rentangan mimpi yang akan Tuhan bantu untuk mewujudkannya. Tuhan akan memberikan perspektif yang baru untuk mengusahakan kewirausahaan kita. Pendapat kita akan diuji oleh teman, masyarakat. Pastikan perspektif itu benar-benar berasal dari Tuhan. Dan berakar dalam kebenaran yang mutlak dan berdasarkan firman Tuhan.
  2. Harus diproses yang dibentuk melalui waktu. Pelayanan, managemen, operasi, infrastruktur sehingga setiap wirausahawan harus punya perspektif yang sempurnya.
    1. Proses Finansial & Accounting
    2. Proses Operasi
    3. Proses Produksi & Manufacturing
    4. Proses Marketing
    5. Proses Pelatihan dan perlengkapan
    6. Proses Management
    7. Proses hukum

Selama 4 tahun sudah bekerja sebagai mortgage dan broker real estate. Dia harus memastikan prosesnya harus benar. Jika kita punya produk yang bagus tetapi kalau tidak tahu cara memasarkannya tidak akan ada yang memberi. Punya marketing yang bagus tetapi tidak dirancang keuangannya kita akan kehabisan material di tengah jalan.

Misal kita punya seekor sapi yang menghasilkan susu maka Tuhan menginginkan supaya susu itu bisa buat anda dan anda harus menjual susu itu sehingga suatu saat anda harus punya 2 ekor sapi dari usaha anda.

Harus dapat orang yang tepat dengan kemampuan yang tepat. Kalau mereka belum terampil maka anda harus mengajar mereka. Mereka harus menjadi penata layanan yang baik. Berjiwa pelayanan dan semangat untuk bertumbuh. Kalau anda menjadi pengelola yang baik maka anda bisa mengajar orang lain menjadi pengelola yang baik pula. Bila pengelolaannya baik maka bisnis akan meningkat. Alkitab menuliskan orang yang rajin akan hidup berkelimpahan. Uang tidak jatuh dari sorga. Misal kita pengen uang, maka mukjijat pertama adalah kita punya perspektif, kita mengembangkan proses, Tuhan selalu menyediakan orang yang tepat buat kita, menjadi pengelola yang baik, investasi dan melipat gandakan maka Tuhan akan bekerja.

HUKUM PENGELOLAAN

Pengelola yang baik. Tuhan ingin kita menjadi pengelola semacam ini. Harus mencari orang yang tepat yang bisa bekerja sama dengan kita. Ingat supaya mencari orang yang benar-benar bisa diajar. Sifat pengelola :

  • Mereka harus setia kepada visi yang sudah diberikan. Seorang pemimpin harus seorang yang visioner. Dan orang ini akan setia kepada bisnis dan orang-orang yang dipimpinnya. Jika kita setia kepada Tuhan maka orang yang mengikuti kita juga akan taat kepada kita. Mereka akan tahu bahwa sumber kita adalah Tuhan sehingga mereka akan menjadikan Tuhan sebagai sumber hidup anda. Ingat uang mengikuti anda. Ingat Tuhan Yesus pernah berfirman tidak mungkin bisa cinta uang dan Tuhan secara bersamaan. SUMBER KITA ADALAH TUHAN BUKAN UANG. Banyak pengusaha dunia yang sering jatuh bangun, mereka tidak menyerah, mereka setia visinya dan mereka kembali ke pemahaman bahwa Tuhan adalah sumbernya. Maka saat tanganmu kosong ingat bahwa Tuhanlah sumbermu, Tuhan akan memenuhi segala keperluanmu di dalam Tuhan Yesus Kristus. Pengelola-pengelola yang baik selalu rela melayani dan menonjolkan Tuhan dalam pelayanannya. Entah mereka kaya, miskin, Hindu, Budha atau Moslem ingatlah Tuhan datang untuk melayani. Layani langganan dan pegawaimu sebaik-baiknya. Maka engkau akan berkelimpahan dan pegawaimu akan diberkati pula. Seorang wirausahawan harus rajin dan tekun dalam usaha yang dilakukan. Ingat Tuhan adalah memiliki kekekalan sehingga kita tidak bisa memotong jalan, lewat jalan kiri/jelek. Kita harus sabar dan setia sehingga Tuhan akan memberikan peningkatan.
  • Harus setia, patuh, bisa dipercaya dan memiliki integritas. Anda harus bisa percaya kepada orang ini. Melakukan apa yang mereka katakan. Mereka bisa memotivasi diri. Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kita harapkan. Kita tidak akan menjadi pebisnis yang berhasil sebelum kita menjadi pekerja yang berhasil. Setia pada perkara kecil maka Tuhan akan mengaruniakan perkara besar.
  • Bijaksana, berpengetahuan dan berhikmat. Selalu ada orang lain yang kepadanya dia ingin berhasil. Cari orang-orang yang bijaksana. Temukan orang yang memahami bisnis dan perdagangan kita.

TINDAKAN YANG HARUS DILAKUKAN PENGELOLA :

  1. Mengurus sumber-sumber dari TUHAN sebagai penghormatan kepadaNya. Kita punya budget pribadi.
  2. Bisa menjaga dan mempertahankan miliknya secara jangka panjang. Jika seseorang tidak menjaga tubuhnya dengan baik, bagaimana mereka bisa bekerja dengan baik dan menghasilkan sesuatu. Jadilah pengelola tubuh yang baik dan pikiran kita. Jangan lupa selalu membaca dan belajar seumur hidup. Kalau ingin bisnis baca artikel dan buku bisnis yang baik. Selalu baca contoh Poor Dad and Rich Dad. From good to great.
  3. Kita harus takut akan Tuhan dan menerima nasehat yang baik dari orang-orang di sekitar kita. Mengerti caranya bekerja sesuai dengan musimnya. Hidup adalah melakukan kehendak Tuhan, bukan apa yang kita mau. Kalau kita berikan yang terbaik kepada Tuhan, Dia yang akan membuat kita makmur
  4. Harus menghemat dan memelihara. Kita tidak harus punya the most update komputer atau handset telp yang maniak belanja. Tetapi hanya membeli apa yang diperlukan untuk pekerjaannya. Uangnya harus dijaga supaya saat memerlukan uang dia tidak kehabisan.
  5. Harus tahu caranya bersenang-senang dan beristirahat. Tetapi tidak terfokus pada hiburannya saja. Ada mahasiswa yang hoflok karena mereka kebanyakan nonton film atau main game di komputer. Baik bersantai dan having a good time but not waste your time. Harus bisa mengelola waktu.
  6. Memotivasi dan menjadi mentor bagi yang lain.
  7. Menolak bergabung dengan orang yang selalu mengeluh. Lihat di Mazmur berbahagialah orang yang berjalan menurut nasehat orang fasik dst. Hindari pengkritik dan orang yang suka menghakimi. Kalau kita menghormati apa yang harus dihormati maka Tuhan akan membuat kita makmur.

Kalau engkau ingin menjadi orang sukses, engkau harus punya team yang bisa memberi nasehat kepada engkau. Ada 3 cara menghasilkan uang dan pastikan kita perlu punya banyak aliran sumber-sumber bisnis. Ingat pasar selalu naik turun sehingga kita harus mengembangkan produk dan jasa kita. Kalau bisnis utama sudah mendapatkan keuntungan maka bisa dimulailah bisnis yang baru. Wirausahawan selalu harus menciptakan bisnis-bisnis baru. Mulai dari pertambahan dan kemudian meningkat dengan perkalian. Perhatikan perkembangan jemaat di zaman para rasul.

  1. Mulai dengan punya produk dan orang yang bekerja untuk meningkatkan usaha anda. Selalu perbaiki proses supaya bisa bertumbuh. Bisnis adalah untuk meningkatkan kekayaan.
  2. Bisnis tanah. Ingat semua produk selalu berkaitan dengan tanah. Putarkan dari tanam uang jadi menghasilkan uang. Sebagai pegawai, sisihkan uang yang engkau dapat untuk memulai bisnis sendiri.
  3. Investasikan uang. Mainkan untuk bunga, saham atau trading.

Pengelola yang baik akan membangun team yang akan menolong untuk membangun bisnisnya. Pengelola setia kepada hal-hal yang kecil. Hal kecil ini akan menolong membangun disiplin dalam hidup kita.

  1. Carilah kerajaan Tuhan, tolak kesombongan dan egoisme.
  2. Memiliki barang secukupnya bukan sesuatu yang berlebihan sehingga tidak dipakai.

Jangan pernah lupakan :

  1. Selalu tinggal dalam hadirat Tuhan. Pengelola harus merencanakan dan melaksanakan dengan sangat mulus. Menghormati orang-orang yang lebih tua. Takut akan Tuhan dan selalu mendengarkan apa yang Tuhan mau. Dia akan memberi tahu jenis orang-orang yang seperti apa anda harus sewa. Menyembah dan mendengarkan Tuhan. Mendengarkan suara orang-orang Kristen yang bijaksana.
  2. Jangan terlalu dikuasai oleh harta yang engkau miliki. Ingat tugas kita adalah pengelola yang mengasihi Tuhan dan mengasihi orang lain. Tuhan adalah keyakinan kita, Dia tidak akan membiarkan kita terantuk. Pengelola harus mengembangkan keyakinan ini. Kalau engkau tidak yakin dengan produk kamu bagaimana orang bisa percaya. Kalau kita tidak percaya Tuhan bagaimana orang lain mau percaya Tuhan kita. Ingat Kejadian 1, engkau adalah baik adanya. Saat engkau gagal engkau bukan orang gagal tetapi engkau sedang belajar sesuatu untuk lebih sukses. Bukan karena saya baik tetapi karena Tuhan menjadikan kita sangat baik. Pengelola harus punya keyakinan yang baik.

Dia telah memberi talenta, Dia sudah memberi ROH KUDUS apa lagi yang kurang dalam diri kita. Tuhan telah menciptakan kita untuk menjadi pengelola yang baik. Bisakah kita menjadi pengelola yang bisa dipercaya Tuhan. Banyak orang yang telah hidup hanya dengan 10% penghasilannya dan 90% untuk orang lain.

Enhanced by Zemanta

No comments:

Post a Comment