Thursday, December 9, 2010

MANIS DI MULUT PAHIT DI PERUT

Jangan minta Tuhan perlakukan kita seperti anak kecil. BIAR UMATKU KUAT DI DALAM TUHAN. Lihat manusia batin kita.

EFESUS 3:20 Bagi Dialah [TUHAN], yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

Realitanya bagi kebanyakan orang adalah JAUUUUUH lebih sedikit. Naah masalahnya karena ada kata DAPAT, bagaimana supaya dapat jadi bagian kita. Terjemahan lain SESUAI KUASANYA yang bekerja di dalam diri kita.

Ingat kita adalah mahluk roh yang punya intelek yang tinggal di dalam tubuh. Ingat kita adalah manusia batiniah. SPIRIT BEING. Ketika kita lahir baru manusia batin kita mengalami kita, dan roh Kudus ada pada roh kita sebagai materai. Sejak saat itu Tuhan Yesus mulai bekerja di dalam diri kita. Seberapa besar kita mengijinkan kuasa Kristus bekerja di dalam kita sebesar itu pulalah Allah akan mengerjakan segalanya melebihi apa yang kita doakan dan pikirkan. Semakin kita mengijinkan Kristus bekerja pada manusia batin kita maka semakin besar Dia mengerjakan apa yang kita pikirkan dan yang kita doakan. Bukan aktifitas luar kita yang menentukan tetapi aktivitas manusia batin kita bersama Kristus itulah yang menentukan. Ingat Allah melihat manusia batiniah kita. TUHAN TIDAK PERNAH MEMBATASI, KRISTUS DIURAPI DENGAN PENGURAPAN YANG TANPA BATAS.

Makin kuat pekerjaan Kristus makin perkasa roh kita. Makin perkasa roh kita makin sanggup kita menerima kemuliaan dariNya. Apakah yang dihadapkan bagi kita berupa persoalan atau hanya peristiwa tergantung kita mengijinkan Tuhan bekerja apa tidak.

Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Makin dewasa iman kita bukan masalah ayat lagi, tetapi boleh atau tidak, kemudian berkenan atau tidak dihadapan Tuhan Allah. PERTUMBUHAN ini ditentukan oleh PEMBAHARUAN BUDI. Inilah yang menentukan apa yang kita kerjakan. Dalam terjemahan lain : BIARKAN TUHAN MEMBAHARUI/MENGERJAKAN LAGI PIKIRANMU BUKAN DARI LUAR TETAPI DARI DALAM DIRI KITA.

Kolose 1:29 Itulah yang kuusahakan dan kupergumulkan dengan segala tenaga sesuai dengan kuasa-Nya, yang bekerja dengan kuat di dalam aku. KING JAMES : SESUAI dengan pekerjaanNya yang bekerja di dalam aku dengan dahsyat luar biasa.

Banyak berdoa dalam bahasa Roh SUPAYA ROH KITA KUAT DI DALAM TUHAN. Roh kita akan dilatih untuk menjadi roh orang yang benar. Iblis tidak mengerti bahasa roh dan Iblis ngeri akan hal ini. Jika masalah datang kita akan berpandangan itu peristiwa biasa bukan masalah.

Banyak orang Kristen yang kurang cerdas dengan pengalaman yang terjadi di depan mata. Perhatikan semua kesaksian pasti .. saya punya problem, saya gak sanggup, TUHAN TOLONG, semuanya selalu di luar kapasitas yang menyaksikan. Oleh karena itu kenapa kita hidup dalam manusia lahiriah yang serba terbatas ? Diantara pekerjaan yang diberikan Tuhan juga memberikan firmanNya.

WAHYU

10:8 Dan suara yang telah kudengar dari langit itu, berkata pula kepadaku, katanya: "Pergilah, ambillah gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat, yang berdiri di atas laut dan di atas bumi itu."
10:9 Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu."
10:10 Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya.
10:11 Maka ia berkata kepadaku: "Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja."

Barang siapa percaya kepadaKu maka dari perutNya akan mengalir air kehidupan. Banyak orang Kristen yang hanya mau manis di mulut. Sementara kita tidak mau menelan tidak akan terjadi nubuatan. Semua firman yang kita terima akan manis, dan begitu kita telan pasti akan menjadi pahit. Itulah yang benar, karena kegetiran itu akan menghancurkan kegetiran dan memulihkan roh kita. Sekalipun itu pahit tetapi tidak kita buang itu akan memberikan pengurapan Tuhan.

YEHEZKIEL

3:1 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah apa yang engkau lihat di sini; makanlah gulungan kitab ini dan pergilah, berbicaralah kepada kaum Israel."
3:2 Maka kubukalah mulutku dan diberikan-Nya gulungan kitab itu kumakan.
3:3 Lalu firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah gulungan kitab yang Kuberikan ini kepadamu dan isilah perutmu dengan itu." Lalu aku memakannya dan rasanya manis seperti madu dalam mulutku.
3:4 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, mari, pergilah dan temuilah kaum Israel dan sampaikanlah perkataan-perkataan-Ku kepada mereka
.

3:14 Dan Roh itu mengangkat dan membawa aku, dan aku pergi dengan hati panas dan dengan perasaan pahit, karena kekuasaan TUHAN memaksa aku dengan sangat.

Pola yang sama dengan Wahyu. Bukan hanya dikunyah tetapi harus dimakan, ayat 14 menuliskan perasaan yang pahit karena firman.

ABRAHAM, saat Abimeleh mengambil Sarai Tuhan bilang Abraham Nabi. Saat Abraham keluar dari UR dia pahit. Saat Musa diangkat jadi nabi, bawa umat Israel manis, di padang gurun jadi pahit. Semua yang kita terima dari Allah awalnya manis tetapi saat masuk ke dalam roh menjadi PAHIT. Yusuf dapat mimpi, wow manis sekali, ditelen dalam rohnya selama 13 tahun pahit di proses di Mesir. Elia awalnya tidak ada yang tahu selain orang Tisbe. Langsung muncul di depan Ahab, didepan Allah yang aku sembah dan aku alami [dia enggak pernah muncul], ngomong kebenaran, disuruh sembunyi di sungai Kerit sampai kering sampai dikasih makan gagak, diminta ke janda untuk cari makan – PAHIT KAN – hingga peristiwa di Kidron.

Akhir zaman ini bila Allah memberikan kebenaran biar pahit tetap telan saja jangan dimuntahkan, biar keluar sebagai nubuatan dan firman.

Orang ketika sedang mengalami kepahitan, realita Allah sedang mengerjakan sering kita mencari gula-gula, sadari itu sebagai pekerjaan roh. Jangan dilawan, biarkan saja.

Tuhan Yesus tanya – APA YANG ENGKAU MAU, serius enggak kita dengan Tuhan ? Bila serius mari isi dengan firman biar pahit.

ULANGAN

30:11 "Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh.
30:12 Tidak di langit tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan naik ke langit untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?
30:13 Juga tidak di seberang laut tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan menyeberang ke seberang laut untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?
30:14 Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.
30:15 Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,
30:16 karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.

AYUB

6:13 Bukankah tidak ada lagi pertolongan bagiku, dan keselamatan jauh dari padaku ? dalam terjemahan lain BUKANKAH PENOLONGKU ITU ADA DI DALAM AKU

Biarkan pahit itu di dalam diri kita. Jangan cari penghiburan dari manusia. Juga jangan mengentertain segala kepahitan kita. Biarkan Tuhan Allah yang mengerjakan sesuai dengan kuasaNya yang kita ijinkan bekerja di dalam diri kita. Bila yang di dalam ini sudah dibereskan, yang diluar akan diatur luar biasa oleh Tuhan sendiri. BIARKAN PAHIT, JANGAN CARI ES STROP :)

Enhanced by Zemanta

No comments:

Post a Comment