Friday, January 7, 2011

HIDUP DALAM ANUGERAH

MAZMUR 119:32 Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku

119:33 Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir. ... AKU AKAN LARI DIJALANMU KARENA HATIKU BEBAS [OTHER TRANSLATION]
119:34 Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati.
119:35 Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab aku menyukainya.

Tubuh kita cenderung menolak segala sesuatu yang berbau asing. Sama seperti firman bagi daging, cenderung ditolak. Saat kita lahir baru kita langsung menjadi orang asing bagi dunia. Hal Ilahi karena dirasa asing maka daging ini cenderung menolak. Di pasal 33 maka hati kita harus dimerdekakan. Pada saat kita sudah dibebaskan dan dimerdekakan hati kita maka kita akan lari di dalamNya.

Ingat Tuhan Yesus pernah berfirman, “Engkau akan mengenal kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Belenggu ini melambatkan pergerakan kita.

Kita harus punya sikap hati yang benar untuk mendapatkan apa yang Tuhan mau dalam hidup kita.

KONSEP MANUSIA :

KEJADIAN 3 :17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:
3:18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;
3:19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."

INI adalah nature dari manusia.

YOHANES 1:16-17 mengubah semua

Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.

Untuk mendapatkan ini engkau harus ini, harus itu, harus ini, harus itu yang intinya tidak bertentangan dengan sifat alamiah manusia.

ROMA 4:1 Jadi apakah akan kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur jasmani kita?
4:2 Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah.
4:3 Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."
4:4 Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya.
4:5 Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran.

11:6 Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

BEDA HIDUP ORANG TERKUTUK DAN ORANG YANG HIDUP KARENA KASIH KARUNIA.

Apa yang dilakukan Abraham hingga dapat anak perjanjian. Apa yang Musa lakukan hingga dia terima kuasa. Apa yang Daud lakukan supaya dia dapat pengurapan Samuel. Apa yang dilakukan Yusuf hingga dia dimuliakan ?

Ini adalah konsep pertanyaan yang salah. Karena di perjanjian baru bukan kita yang kerja karena segalanya adalah Allah yang bekerja.

Aku harus melakukan sesuatu supaya mendapatkan sesuatu adalah sesuatu yang salah. Ingat semuanya karena pembenaran Tuhan Allah.

Saat kita bekerja ... PROBLEM hanya sarana saja, ANGKAT ROHMU KE ALLAH, tanya apa yang dikehendaki Allah, lihat jalan Allah. Segera berbalik dan temukan jalan Allah. Kejar goalnya Allah bukan masalah kita. Kita harus bergumul dengan Tuhan. Saat semuanya teratasi kita akan merasakan bahwa kita tidak berbuat apapun. Segala sesuatu yang berbau usaha itu adalah DAGING. Waktu kita merasa diri kita DIBAWA itulah pelajaran hidup dari Allah sendiri. Pengalaman dengan Tuhan tidak bisa ditheorikan.

INI INTINYA :

Iman adalah Hukum dan itu berlaku untuk semua anak Tuhan. Allah itu punya anugerah yang sama buat kita cuma kita jalani atau tidak. Allah mau kita hidup di dalam anugerahNya.

GALATIA 5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, [PERBUATAN = pekerjaan-pekerjaan. Aku musti ini, aku musti itu, aku musti inu .. ruwet kan]

GALATIA 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Apakah yang pohon lakukan supaya dia berbuah ? Manusia kan yang membuatnya, dan pohon itu tetap nongkrong saja, tetap berakar ke bawah cari air, daun tetap menghadap ke matahari. Selama akarnya tetap bergerak mencari air dan daun ke Matahari dia tetap hidup.

Bagian kita adalah terus berakar ke bawah, hadapkan hidupmu ke Bapa di sorga dan suatu saat kita akan berbuah.

PENGKHOTBAH 2:24 Tak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada makan dan minum dan bersenang-senang dalam jerih payahnya. Aku menyadari bahwa ini pun dari tangan Allah.
2:25 Karena siapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Dia?
2:26 Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan-Nya untuk menghimpun dan menimbun sesuatu yang kemudian harus diberikannya kepada orang yang dikenan Allah. Ini pun kesia-siaan dan usaha menjaring angin.

JADI bagian kita adalah hidup berkenan di hadiratNya.

MAZMUR 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
127:2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah -- sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Bagian kita adalah menyenangkan hati Tuhan, menyangkal daging abis-abisan.

MAZMUR 1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mau hidup dari berkat Tuhan atau dari bisnis ? Tuhan memilih kita sebelum dunia dijadikan. Kita mendapatkan semuanya karena anugerah. [Cerita saat Pak Petrus yang ketemu papinya Pak Yusak yang sudah mendapat nubuatan 30 tahun yang lalu].

Anugerah itu adalah bagian kita bukan karena bekerja keras.

LiveJournal Tags:

No comments:

Post a Comment